Ternyata dugaan ini salah. Dugaan tentang rasa percaya diriku untuk siap dengan semua resiko itu; salah total. Ternyata aku masih belum bisa kendalikan diri ini setegas mungkin. Perihal antara dua pilihan; memendam atau kehilangan? Bagaimana bisa aku dengan mudahnya menyimpulkan dua hal yang belum tentu terbukti kebenarannya. Yaitu jika aku memendam, maka aku akan terus merasakan hal yang buatku muak dengar mereka yang terlalu usik dekat denganmu; aku memang egois dalam hal ini. Aku terlalu cemburu dalam hal ini. Padahal aku bukan siapa-siapa. Atau kemungkinan kedua adalah aku harus kehilangan, jika aku berani katakan rasa ini yang buatmu tak ingin ada keberadaannya; kehilangan respect darimu, misalkan.
Ada sesuatu yang tak kamu teliti tentang apa yang sudah aku katakan. Atau memang aku yang terlalu berharap lebih? juga terlalu menyembunyikan rasa gengsi yang ber-inti tak ingin segampangnya kau pergi setelah hal ini terjadi. Setelah sesuatu yang aku katakan; aku menyukai kamu lebih dari ini. Memang, aku pun tak terlalu ingin bahas hal yang sudah ku ketahui hasil akhirnya, bahwa kau takkan peduli. Hal yang bahkan menjadi akar penting di mana rasa takut kehilanganmu sudah mulai muncul menggilai pikiran ini. Dengan sikapku yang terlalu sok dingin, seolah biasa-biasa saja dan masih saja menjual mahal, pasti buatmu bingung dan semakin tak ingin tuk bahas ini juga; perihal rasa takut ini.
Ada sesuatu yang tak kamu teliti tentang apa yang sudah aku katakan. Atau memang aku yang terlalu berharap lebih? juga terlalu menyembunyikan rasa gengsi yang ber-inti tak ingin segampangnya kau pergi setelah hal ini terjadi. Setelah sesuatu yang aku katakan; aku menyukai kamu lebih dari ini. Memang, aku pun tak terlalu ingin bahas hal yang sudah ku ketahui hasil akhirnya, bahwa kau takkan peduli. Hal yang bahkan menjadi akar penting di mana rasa takut kehilanganmu sudah mulai muncul menggilai pikiran ini. Dengan sikapku yang terlalu sok dingin, seolah biasa-biasa saja dan masih saja menjual mahal, pasti buatmu bingung dan semakin tak ingin tuk bahas ini juga; perihal rasa takut ini.
Sebenarnya apa mauku? aku juga tidak tau. Jika kau tanyakan ini 1000 kali, jangan berharap aku bisa menjawabnya. Karena apa yang telah aku lakukan dan katakan, adalah bukan sesuatu yang mempunyai alasan. Bukan berniat untuk sombong atau terlalu ingin memperlihatkan perjuangan, namun, nyatanya aku terlalu tak rela jika kau tak sadar akan ketulusan ini. Tentang bagaimana perasaan ini masih saja muncul dan aku tak tau bagaimana untuk kendalikan semua ini. Aku hanya ingin berkata sesuatu yang mungkin sudah kau tau atau tidak, tentang pikiran yang semakin menjadi-jadi. Kan sudah ku bilang juga pada paragraf kedua; rasa takut ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar