Kamis, 13 Juli 2017

Aku minta maaf

Aku minta maaf jika masih belum bisa terbiasa tanpa kamu. Belum bisa terbiasa untuk membiarkan rutinitas-rutinitasku terhadapmu terhenti, yaitu hal-hal yang selama ini buatku jadi candu dan obat wajib. Hal-hal yang mungkin buatmu terganggu dan tak ingin terus melulu seperti itu.

Aku minta maaf tentang sikapku yang secara tidak langsung memaksamu untuk harus terus merespon setiap pesan dariku. Semua itu karena aku bodoh tidak bisa memenjarakan rindu ini, sehingga kamu pun harus merasakan risih pada setiap sapaanku. Semua itu karena aku terlalu membanggakan egoisku tanpa melihat keadaan, sehingga kamu pun bingung untuk berhenti merespon atau tetap meladeni dengan hanya karena rasa kasihan.

Aku minta maaf dengan segala kemurahan perhatianku terhadapmu, mencari-cari kesempatan di sela-sela hidup baru-mu dengan dia, dan selalu mengungkit masa-mu bersamaku. Adalah sebuah kesalahan jika aku membiarkan kamu terbiasa dengan sikapku yang melulu seperti itu. Maka, bantu aku untuk menyadarkan hatiku yang terlanjur tak tau malu dengan keadaan. Seolah tidak bisa menerima semua yang sudah jelas terpampang dengan nyata; bahwa kamu sudah dibahagiakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar