Untuk siapapun yang membaca:
Kalau kamu sayang seseorang, jangan terlalu mengejar. Dia tak akan biarkan kamu lelah berlari menghampirinya, dia takkan biarkan kamu berjuang sendiri untuk mendapatkan cintanya, dia takkan buatmu menunggu untuk tau tentang perasaan dia; kalau dia juga miliki rasa yang sama denganmu.
Percayalah kawan, kau tak seharusnya biarkan dirimu jatuh berkali-kali jika dia benar-benar peduli denganmu. Percayalah kawan, kau tak seharusnya buang-buang uang saku mu hanya untuk ingin lebih dulu menelfonnya, memberinya hadiah, dan seolah-olah menunjukkan segala perjuangan yang tak kau lakukan pun tak apa-apa baginya, jika ia biasa-biasa saja. Percayalah kawan, intinya, kalau ia miliki rasa yang sama, kekuatan batin pun akan berjalan sendiri. Kau tak seharusnya berlari lagi, dan dia pun tak seharusnya membiarkanmu mengejar sendiri. Sekarang, kau rasakan lari-mu itu lelah atau ringan? kau bisa menilainya sendiri jika kau lelah, juga jika terasa ringan. Semua tergantung pihak yang kau kejar. Semua tergantung dia; miliki rasa yang sama atau sebaliknya.
Percayalah kawan, kau tak seharusnya selalu mencari tau tentang dirinya jika dia berniat membuka hatinya kepadamu. Percayalah kawan, kau tak seharusnya terus menunjukkan cintamu kepadanya, dia hanya berpura-pura tak tau dan menjadikan keadaan untuk tidak menyalahkan dirinya jika cintamu tak terbalaskan di kemudian waktu. Percayalah kawan, kau akan merasakan perjuanganmu itu sia-sia hanya karena memutuskan untuk buta dan tuli dari nasihat orang lain yang lebih tau tentang dia. Sekarang, kau bisa nilai cintamu terbalaskan atau tidak dari sikapnya. Semua tergantung kau yang mengenal dia. Bisa saja ia miliki rasa yang sama denganmu, namun tak tau cara katakannya. Bisa saja, ia tak miliki rasa yang sama denganmu, namun tak bisa akui kalau ia tlah buatmu sakit. Bisa saja, kau hanya pelampiasaan sesaat hanya karena ia telah terbiasa kau manjakan.
Semua perkataan-perkataan tiap kalimat di atas tidak di luar dari sebuah pengalaman bodoh yang aku ulangi berkali-kali. Percayalah kawan, kau harusnya percaya denganku!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar