Kamis, 24 Agustus 2017

Berhentilah bermimpi

Apa yang sudah kamu lakukan akan menjadi sia-sia. Kamu seolah patah hati dengan kepergiannya dan memamerkan patah hatimu pada dunia. Kasarnya, kamu membuat dirinya ada pada posisi yang membuatmu terluka. Padahal, kamu lah yang mengada-ngada dan menciptakan luka itu sendiri. Kalau memang patah hatimu disebabkan oleh kesalahan dirinya, bersedihlah sesuka ria, dan ceritakan sepuasnya untuk reda-kan luka. Tapi kalau patah hatimu disebabkan karena kamu yang terlalu berharap pada dirinya, dengan keadaan yang tak mungkin untuk mewujudkan harapanmu itu, seharusnya kamu malu dan bersujud meminta maaf di hadapannya.

Caramu itu hanya membuatnya kecewa dan benci denganmu. Caramu itu membuat dirinya berpikir betapa berlebihannya kamu hanya untuk mendapatkan hatinya. Tidak aneh jika dia menjauh dan berpikir kalau tak lagi meresponmu adalah hal yang baik dan dapat mengurangi usahamu untuk tak berharap jauh pada mimpimu itu. Bukankah sudah banyak penjelasan darinya tentang perasaannya kepadamu? Bukankah kamu tau bahwa dirinya tak bisa miliki rasa yang sama untukmu? Bukankah kamu juga tau bahwa mesti ada hati yang dijaga olehnya, mengetahui ada sosok sepertimu yang jatuh cinta kepadanya? Sekarang, serba tau mu itu akan digunakan untuk apa?

Berhentilah bermimpi tentang sikapmu terhadapnya akan membuat ia berubah pikiran! Memangnya, apa yang kamu harapkan untuk diubah? pikirannya? atau status hubungannya? Kasarnya lagi, kamu berada pada posisi jahat saat tau dirinya sudah ada yang menjaga. Saat tau dirinya sudah ada yang memiliki. Memang, kamu tidak akan secara langsung merasakannya. Namun, kamu menganggap apa yang kamu lakukan pasti berujung alasan 'hanya teman', 'dia juga merespon', 'tidak sepenuhnya aku yang salah kalau dia masih ingin menerima perjuanganku'. Dan kemudian kamu akan menangis darah ketika dia pergi dan tak lagi ingin menanggapi basa-basi perhatian tak pentingmu itu setelah mengetahui kamu melibatkan sikap darinya yang dibuat berlebihan. Dia bukannya berniat untuk meresponmu, membuatmu merasa percaya diri bahwa ada sedikit rasa darinya, membuatmu berpikir kalau kamu juga dibutuhkan. Asal kamu tau, dia hanya ingin menjaga perasaanmu, mengerti sakitnya lukamu mengetahui perasaan yang tidak bisa dibalas, dan merasa kamu benar-benar dihargai, lalu perlahan mengajarkanmu untuk terbiasa tanpanya. Kalau saja di awal dia tak memikirkan itu sama sekali, mungkin pergi secara mendadak dan membuatmu benci terhadap sikapnya menjadi pilihan terbaik tanpa kau dikasihani.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar