Selasa, 09 Januari 2018

Lantas...

Kau tahu apa yang paling aku sukai darimu? Kau membuat aku menghargai kenangan; menyimpanmu diam-diam dalam sebuah tulisan, mengeja kembali momentum kita di masa silam. Mengingat-ingat apa yang membuat kita sejauh ini, semakin menekan pikiranku bahwa kau masih kusesalkan; atau bahkan masih kuinginkan(?)

Perasaanku terlalu dalam hingga tak sanggup kulepaskan. Bahkan dalam kejauhan yang kini melanda kau dan aku, doaku tentang kita selalu nyata di sepertiga malam; semoga tetap baik-baik dan tak ada dendam yang mendekam.

Ah, aku bosan memberitahumu berkali-kali, menata ulang kalimat cinta untuk bisa kau pahami, karena lagi-lagi; mungkin kau tetap memutuskan tak peduli pada hati ini. Lantas, kini sudah sejauh apa kau pergi? Adakah cerita baru yang bisa kudengar? Atau keluhmu yang ingin kau bagi pada pundak ini? 



–Sudah ingat sedekat apa kita yang kemarin?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar